Lubuklinggau,Humas.
Ekstrakulikuler Marching Band MTsN 1 Lubuklinggau melaksanakan latihan seminggu sekali. Rabu (19/1)
Diberbagai lembaga sekolah,ada yang memiliki ekstrakulikuler marcing band. Anak – anak sangat menyukai kegiatan yang satu ini. Karena bisa menggabungkan alat music satu dengan yang lain hingga tercipta keharmonisan dan juga keselarasan dalam memainkan music.
Didalam dunia pendidikan,kegiatan ini juga salah satu proses belajar yang mampu melatih cara kerja kelompok. Namun untuk bisa memainkan marcing band anda harus memiliki skill- skill tertentu. Bagi orang dewasa pun memainkan marcing band terkadang tidak semudah yang kita bayangkan,apalagi untuk anak usia dini.
Kepala MTsN 1 Lubuklinggau Hedi Herdiana menjelaskan banyak yang harus diperhatikan dalam melatih dan mengajarkan marcing band untuk anak ditingkat pertama.
“Alhamdulillah sejak tahun 2016 kami sudah memilki ekstrakulikuler marcing band dan sangat diminati anak-anak setiap tahunnya. Ektrakulikuler ini sendiri kita laksanakan seminggu sekali setiap minggu,” Ujar Hedi
Lanjutnya kami bisa melihat manfaat dari kegiatan marcing band ini, salah satunya melatih dalam hal bermusik pada anak-anak, dan pastinya ekstarakulikuler ini sangat disenangi oleh anak-anak yang memiliki bakat dan minat pada music,” Tambahnya.
Semenatar ditempat terpisah Asisten pelatih Marcing Band Suyatno mengatakan kegiatan marcing band ini pertama yang harus diperhatikan adalah alat-alat atau intrumen Marcing Band ini sangat nyaman dan aman bagi anak-anak.
“Karena sifat anak-anak yang susah diatur dan terkadang sering menabuh intrumen dengan sesuka hati. Setiap latihan, biasanya saya maupun pelatih marcing band terlebih dahulu memberikan pemahaman kepada mereka mengenai kedisiplinan, memahami apa yang mereka inginkan dan yang pasti kita harus dekat dengan anak-anak serta sabar. Kemudian untuk meningkatkan semangat mereka dalam berlati,kita juga mengajarkan lagu yang anak-anak sukai dan sudah sering didengar oleh mereka,” Ujar Suyatno
Kegiatan marcing band ini juga bisa dikatakan sebagai pemicu berkembangnya karakter dan kemampuan si anak dalam interaksi dan bekerja sama. Sehingga kegiatan ini sangat bermanfaat untuk perkembangan karakter anak,melatih mereka dalam berkomunikasi,berinteraksi dan bekerja sama,mengajarkan mereka untuk focus dan disiplin serta menstimulasi perkembangan saraf dan sel otak anak,”tutupnya. (yatno/santi)
