Lubuklinggau,Humas.
Konferensi Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) yang berlangsung beberapa waktu yang lalu telah menghasilkan pengurus baru untuk masa bakti 2020- 2025 termasuk dua orang guru Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTs N) 1 Lubuklinggau masuk dalam jajaran pengurus yaitu Hj. Santi Mariami, M.Pd sebagai Wakil Bendahara dan Pertiwi, S.Pd, M.Pd sebagai Ketua Bidang Pengembangan Profesi.
Terpilihnya kedua orang guru tersebut merupakan prestasi tersendiri karena selama ini seperti ada jurang pemisah antara guru-guru di lingkungan Kementerian Agama Kota Lubuklinggau dengan PGRI, dan semoga hal ini tidak terjadi lagi kedepannya, karena PGRI adalah organisasi milik semua guru dan tidak ada pemisah antara guru Kemenag dan guru dalam lingkungan Diknas semua memiliki hak yang sama.
Menanggapi hal tersebut Kepala MTs Negeri 1 Lubuklinggau Hadi Herdiana, S.Pd, M.Pd menyambut baik dengan terpilihnya kedua orang guru tersebut menjadi pengurus di PGRI Kota Lubuklinggau,”Berhadap dengan adanya guru dari lingkungan Kemnterian Agama ada dalam kepengurusan PGRI Kota Lubuklinggau semoga bisa menjembatani guru-guru yang ada di Kemenag untuk menyampaikan as[pirasinya,”ujar Hedi.
Sebenarnya ada tiga guru dari Lingkungan Kementerian Agama yang masuk dalam jajaran pengurus PGRI tersebut yaitu Taslim,M.Si Kepala Madrasah Aliya 1 Kota Lubuklinggau.
Dengan terbentuknya kepengurusan PGRI yang baru tercetus untuk membentuk Cabang-cabang Khusus salah satunya PGRI Cabang Khusus Kementerian Agama Kota Lubuklinggau, seperti yang disampaikan Santi saat dibincangi kontributor web site Senin 25/1 yang lalu,” Dalam Waktu dekat kita akan mengadakan Konferensi PGRI Cabang Khusus Kementerian Agama, mohon dukungannya semua semoga konfernsi bisa berjalan dengan lancar,” harap Santi.(santi/yatno).
