MTsN Lubuklinggau Tegaskan Komitmen Anti Korupsi
Lubuklinggau (Kemenag Sumsel) —
Kepala MTsN 1 Lubuklinggau Arsiyanti menegaskan komitmen warga madrasah untuk menjauhi korupsi. Sebab korupsi merupakan salah satu perbuatan yang dibenci Tuhan.
“Pihak yang menyuap, menerima suap, dan menjadi perantara mendapatkan dosa yang sama, Allah melaknat itu. Untuk itu, saya minta bapak/ibu maupun pegawai MTsN 1 Lubuklinggau terutama pada bagian pelayanan PTSP untuk berhati-hati dan tak melakukan tindakan suap ataupun pungli,” ujar Arsiyanti di Lubuklinggau, Kamis (30/10/2025).
Menurut Arsiyanti, ada banyak jenis tindakan korupsi. Bahkan terlambat mengajar itu sama saja termasuk tindakan korupsi karena anak secara tak langsung dirugikan. “Hindari datang terlambat dan jangan sampai menjadi kebiasaan kita sehari-hari. Berdasarkan penilaian saya selama menjabat kepala madrasah,guru maupun pegawai MTs sudah banyak kemajuan. Tidak ada lagi yang datang terlambat. Hal ini harus dipertahankan dan ditingkatkan baik dari kualitas SDM guru/pegawai maupun disiplin kehadirannya,” tegasnya.
“Kepada guru maupun pegawai saya mengharapkan untuk menjadi pelayan yang baik. Guru harus menjadi pelayan yang baik kepada siswanya, begitupun pegawai harus menjadi pelayan yang baik kepada warga maupun siswa yang ingin berurusan dengan datang tepat waktu. Kepada siswa/i saya mengharapkan juga jangan coba-coba untuk korupsi waktu karena yang rugi bukan guru melainkan kalian sendiri. Kalian adalah siswa madrasah siswa yang harus jadi contoh bagi siswa yang lain. Ingatlah, kunci keberhasilan adalah disiplin,” tutupnya.
